Senin, 02 Mei 2016

Bentuk Bulat Planet Bumi


Pada masa lalu, keyakinan yang menjadi pendapat umum pada saat itu, menyatakan bahwa bumi itu datar dan bertepi. Namun lama kemudian, ternyata kenyakinan mereka bertentangan dengan fakta yang telah mereka temukan sendiri. Selama berabad-abad, sekalipun orang telah berpergian jauh, mereka gagal menemukan tepi bumi. Sir Francis Drake merupakan orang pertama yang membuktikan bahwa bumi itu bulat, yakni ketika dia berlayar mengelilingi bumi pada tahun 1597[19]

Bukti yang mereka dapatkan, adalah bagian atas dari kapal laut yang terlihat lebih dahulu dari bagian bawahnya. Mereka berfikir, kalau sekiranya bumi tidak berbentuk bulat, maka kedua bagian akan terlihat dalam waktu bersamaan. Bukti lain yang mereka dapatkan adalah lengkungan langit yang akan terlihat bulat pada jarak terjauh dari yang dapat dillihat oleh mata mereka di atas permukaan lautan[20]. Mereka tidak mengetahui, bahwa Al-Qur'an telah menyatakan hal yang sama, pada abad ke 7 masehi yang lalu. Allah berfirman; 
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ 

الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ-

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. ingatlah dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun[21]

Kawwara adalah kata yang digunakan untuk menunjukan bahwa bumi berbentuk bulat. Kata kawwara artinya menutupkan atau melilitkan, sebagaimana sorban dililitkan di kepala, menutupi atau melilitkan siang dan malam hanya dapat terjadi jika bumi berbentuk bulat. Bumi sebenarnya tidak benar-benar bulat seperti bola, akan tetapi geo-spherical (geoidal)[22]. Ayat suci berikut ini menjelaskan tentang bentuk bumi dengan sangat jelas; 

وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاها٠

Dan setelah itu kami membuat bumi dalam bentuk bulat telur[23]. 
Kata Arab untuk bulat adalah dahaha, yang artinya telur burung unta (kata Arab dahahaoleh para penerjemah diterjemahkan dengan "menghamparkan", terjemahan ini juga betul)[24]Prof. Dr. Suleyman Atec[25], mantan kepala Departemen Agama Turki, memberikan defenisi untuk kata tersebut, kata dahaha berarti membentang, memberi (sesuatu) bentuk bulat, kata dahaha juga didefenisikan sebagai permainan yang dimainkan kenari. 

Maksudnya, Allah telah telah menciptakan bumi dengan membentangkannya dalam bentuk seperti lonjong (bulat) telur[26]. Pengetahuan manusia tentang bentuk bulat bumi mengalami perkembangan, dengan kemajuan teknologi, para ilmuwan telah berhasil mengambil gambar sesungguhnya dari bentuk bumi yaitu bulat telur sebagaimana telah disebutkan oleh Al-Qur'an 1400 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar